Estimasi Biaya Pengiriman
Rp7.200 - Rp20.000 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000. Lihat selengkapnya
Secara umum, ada tiga desain utama berdasarkan posisi disc dan stem:
• Concentric (Zero Offset): Desain paling dasar dan ekonomis. Stem melewati pusat disc, dan seat (dudukan) menekan disc secara merata. Cocok untuk aplikasi tekanan rendah, suhu moderat, dan fluida non-korosif/abrasif (seperti air bersih, udara).
• Double Offset (High Performance): Stem digeser dari pusat disc dan dari garis seat. Ini mengurangi gesekan antara disc dan seat saat membuka/menutup, memperpanjang umur seat, dan memungkinkan penggunaan pada tekanan dan suhu lebih tinggi dibanding concentric. Cocok untuk aplikasi kimia ringan, HVAC, dan air limbah.
• Triple Offset: Memiliki offset ketiga pada geometri kontak seat-disc. Desain ini menciptakan kontak metal-to-metal atau composite-to-metal yang sangat rapat (bubble-tight shutoff) tanpa gesekan berlebihan. Digunakan untuk aplikasi critical, tekanan sangat tinggi, suhu ekstrem (tinggi/kriogenik), dan fluida abrasif/korosif (minyak & gas, steam, kimia berat).
• Bodi (Body):
○ Cast Iron/Ductile Iron: Pilihan umum dan ekonomis untuk air, udara, gas non-korosif. Sering dilapisi epoxy untuk proteksi tambahan.
○ Stainless Steel (CF8/CF8M): Tahan korosi sangat baik, cocok untuk kimia, makanan & minuman, farmasi.
○ Plastik (PVC/PP/PVDF): Untuk aplikasi kimia sangat korosif pada tekanan/suhu rendah.
• Disc (Cakram):
○ Stainless Steel (304/316): Paling umum karena kombinasi kekuatan dan ketahanan korosi.
○ Ductile Iron (Nickel Plated/Epoxy Coated): Opsi lebih ekonomis untuk air/udara.
○ Material Khusus (Hastelloy, Monel): Untuk kimia sangat agresif.
• Seat (Dudukan): Paling kritis karena bersentuhan langsung dan menyegel aliran.
○ EPDM: Sangat baik untuk air, tahan cuaca/ozon. Batas suhu sekitar 120°C.
○ NBR (Buna-N): Baik untuk minyak, pelumas, bahan bakar. Kurang tahan cuaca. Batas suhu sekitar 90°C.
○ PTFE (Teflon): Ketahanan kimia sangat luas, gesekan rendah. Kurang elastis dibanding karet. Batas suhu tinggi (sekitar 200°C+).
○ Viton (FKM): Tahan kimia dan suhu tinggi baik (sekitar 200°C).
Body katup sangat tipis dan tidak memiliki flange (flensa) sendiri. Unit ini dipasang dengan cara dijepit di antara dua flange pipa menggunakan baut panjang (tie-rods) yang menembus dari satu flange pipa ke flange pipa di seberangnya. Body katup hanya mengandalkan gesekan dan kompresi gasket untuk tetap di tempat.
Body katup memiliki lugs (kupingan) menonjol di sekelilingnya yang telah dilengkapi lubang ulir (threaded holes). Setiap flange pipa dihubungkan ke body katup menggunakan set bautnya masing-masing.
Mirip dengan katup gate atau ball tradisional, tipe ini memiliki flange sendiri di kedua sisi body katup. Setiap flange katup terhubung ke flange pipa menggunakan set bautnya masing-masing. Ini adalah desain paling berat dan paling mahal, biasanya digunakan untuk diameter sangat besar atau servis bertekanan sangat tinggi.
Stem (poros) berada tepat di garis tengah disc dan garis tengah pipa. Penutupan kedap (shut-off) tercapai karena disc menekan material seat yang lunak (elastomer).
Dirancang untuk mengurangi friksi dan keausan pada seat.
Dirancang untuk servis paling berat (severe service).
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami



